Kamis, 04 Juni 2009

SELATPANJANG IBUKOTA MERANTI


SELATPANJANG (SatuRiau)- Antusiasme masyarakat makin tinggi menyambut peresmian Kabupaten Kepulauan Meranti, sekaligus pelantikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati tanggal 25 Mei mendatang. Sejumlah pemuka masyarakat di Kecamatan Merbau, berharap Plt bupati Meranti yang kemungkinan besar akan dijabat Syamsuar bisa berbuat banyak terhadap masa depan masyarakat kabupaten kepulauan tersebut.Syamsuar merupakan mantan Wakil Bupati Siak dan pada tahun 2007 kalah pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Siak. Setelah tidak menjabat lagi di Siak, ia sempat menjadi Wakil Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Riau, dan terakhir sebagai Kepala Inspektorat Riau."Di tangan Syamsuar-lah nantinya pondasi pembangunan serta masa depan Kabupaten Kepulauan Meranti ini digantungkan. Untuk itu beliau dituntut bekerja secara maksimal, dengan harapan program pembangunan dasar Meranti kedepan jauh lebih baik dari sebelumnya, ketika bergabung dengan Bengkalis,” harap Budi Maridi, sekretaris Ikatan Sarjana Merbau (ISM) ketika diminta pendapatnya.Selain pada Syamsuar, tutur Budi, Plt Sekda nantipun punya peran besar dalam menata administrasi pemerintahan baru, yang jelas juga memakan waktu lama. Dicontohkan sarjana Sospol Unri itu, tantangan ke depan adalah menggesa pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan-pelabuhan rakyat, kemudian sarana pendidikan dan kesehatan. Yang terpenting adalah menyiapkan konsep ekonomi baru bagvi masyarakat Meranti.Dalam pandangannya, Plt bupati mendatang harus ekstra maksimal memainkan perannya sebagai bupati, dengan mempercepat pertumbuhan ekonomi serta penataan kawasan dan pemerintahan. Pria asal desa Bagan Melibur itu juga menyebut, kedepan tradisi gagal yang sebelumnya selalu terjadi ketika bergabung dengan Bengkalis jangan terulang lagi."Selama ini hasil pembangunan tidak penah maksimal. roda pemerintahan tidak efektif, karena pejabat-pejabat di bawah Pemkab Bengkalis terlalu manja dan hanya berorientasi proyek. Sifat dan mental seperti itu jangan ada lagi di Meranti ini kedepannya. Pejabat yang bertugas di Meranti nanti harus mereka yang tidak manja, dan bukan pejabat KKN, Syamsuar harus melakukannya,” imbau Budi, Jumat (22/5/09).Senada dengan itu, tokoh muda Merbau Burhanuddin, menyebut pemerintahan Meranti yang bakal terbentuk merupakan representasi dari aspirasi masyarakat Meranti. Setumpuk harapan pada plt bupati dan Plt Sekda, harus dijawab dengan kinerja yang baik, terlepas dari kepentingan pribadi atau kelompok."Harapan kita pada plt bupati mendatang, mereka harus mensinergikan seluruh potensi yang ada dalam bingkai kesatuan di kawasan Meranti. Jangan ada perpecahan, serta diskriminasi terhadap kelompok masyarakat, khususnya mereka yang selama ini menolak bergabung ke Meranti. Sektor pembangunan jelas merupakan prioritas, disamping penataan system kepemerintahan,” jabar Burhanudin, yang juga ketua BPD desa Mengkirau. [jel/07]Usai Dilantik, Syamsuar Berjanji Akan Bangun Kabupaten MerantiSelasa, 26 Mei 2009

Rabu, 03 Juni 2009

TASIK NAMBUS TEMPAT MANDI BERLIMAU


Tasik nambus adalah salah satu tujuan wisata di kota selatpanjang terletak di seberang kota lalang tanjung menyeberang sampan dari pelabuhan lalang dan berjalan kaki sekitar 10 km kurang lebih, setiap bulan safar kebiasan kebudayaan orang melayu untuk mandi berlimau di tasik nambus, mereka beramai-ramai bertamasya ke tasik nambus dengan keluarga dan kerabat dekat sangat mengasyikkan bagi pengunjung yang telah sampai di tasik nambus dengan suasana yang asri dan alami membuat nafas menjadi plong dan segar, kata orang tempatan disana sangat angker dan penuh dengan mistis menambah penasaran para pengunjung , sebagian bilang air tasik bisa menyembuhkan banyak penyakit dan menjauhkan kita dari guna-guna, pemerintah kabupaten bengkalis pernah mencanangkan pengelolaan air bersih tapi sampai sekarang terbengkalai dikarenakan kondisi insfratruktur kurang memadai dengan kondisi tanah gambut . konon saat kontraktor memasang pipa air bersih dari tasik nambus dihalangi oleh seekor ular besar sebesar pipa tersubat didalam pipa air, saat disedot malah darah yang keluar bukan air memang angker tasuk nambus, dan kononnya lagi ditengah-tengah tasik nambus dinyatakan tembus dan mengalir airnya ke laut yang tak begitu jauh dari lokasi, memang misteri ini sulit untuk dibuktikan keterangan ini diliput oleh saudari kita Ny. Aznawati (Butet) berdomisili di kota tebing tinggi tanjung harapan.

Kondisi Geografis Kabupaten Meranti




Kabupaten Meranti merupakan salah satu Kabupaten baru di Propinsi Riau. Wilayahnya mencakup daratan bagian timur pulau Sumatera dan wilayah kepulauan, dengan luas adalah 3.707,84Km2, dan mempunyai batas-batas sebagai berikut :
Sebelah Utara berbatas dengan Selat Malaka dan Selat PadangSebelah Selatan berbatas dengan Selat panjangSebelah Barat dengan Selat Panjang dan Selat Bengkalis Sebelah Timur berbatasan dengan Selat Pinang Masak
Letak Kabupaten Meranti sangat strategis, karena disamping berada di tepi alur pelayaran internasional yang paling sibuk di dunia, yakni Selat Malaka, juga berada pada kawasan segitiga pertumbuhan Ekonomi Indonesia-Malaysia-Singapura (IMS-GT) dan kawasan segitiga pertumbuhan Ekonomi Indonesia-Malaysia-Thailand (IMT-GT).
Secara Administrasi Pemerintah Kabupaten Bengkalis terdiri dari 5 (lima) Kecamatan, yaitu : Kecamatan Merbau ( luas 1.348,91 km2) , Kecamatan Tebing Tinggi ( luas 849,50 km2) , Kecamatan Tebing Tinggi Barat ( 586,83km2) , Kecamatan Rangsang (luas 681,00km2) , Kecamatan Rangsang Barat ( luas 241,60 km2)

Topografi
Wilayah Kabupaten Meranti merupakan dataran rendah, rata-rata ketinggian antara 2 - 6,1 meter diatas permukaan laut, sebagian besar merupakan tanah organosol, yaitu jenis tanah yang banyak mengandung bahan organic Terdapat sungai, tasik (danau) serta pulau besar dan kecil yang Adapun pulau-pulau besar dimaksud, pulau Tebing Tinggi (1.436,83 km2) , pulau, pulau Rangsang (922,10 km2)serta pulau Padang dan pulau Merbau (1.348,91 km2).
Flora & Fauna
Jenis-jenis flora yang menonjol terutama terdapat di hutan-hutan wilayah Kabupaten Meranti adalah : Meranti, Punak, Sungkai, Bintangur, Api-api, Bakau, Nibung dan puluhan jenis lainnya. Kayu-kayuan ini sebagian besar merupakan jenis kayu komersial yang digunakan sebagai bahan baku industri kayu dan meubel.

I k l i m
Kabupaten Meranti beriklim tropis yang sangat dipengaruhi oleh sifat iklim laut, dengan temperatur berkisar 26?C - 32?C. Musim hujan biasa terjadi antara bulan September hingga Januari, dengan curah hujan rata-rata berkisar antara antara 809-4.078 mm/tahun Periode kering (musim kemarau) biasanya terjadi antara bulan Pebruari hingga Agustus.

Selasa, 02 Juni 2009

PELANTIKAN BPK.SYAMSUAR SEBAGAI PLT.BUPATI KAB.MERANTI


JAKARTA: Kepala Inspektorat Provinsi Riau Drs H Syamsuar MSi secara resmi dilantik oleh Mendagri Mardianto atas nama Presiden RI sebagai Penjabat Bupati Kepulauan Meranti. Syamsuar dilantik bersama lima penjabat bupati dan satu penjabat walikota lainnya di Gedung Depdagri, kawasan Monas, Jakarta, Selasa (26/5). Usai pelantikan itu, Syamsuar kepada pers berjanji akan bekerja keras untuk membangun Kabupaten Meranti yang baru lahir. Syamsuar juga berjanji akan mempersiapkan Pilkada untuk Kabupaten Meranti dengan baik. "Pertama saya bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan yang terbaik untuk Kabupaten Meranti," katanya, berjanji. Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit saat diwawancarai wartawan juga punya harapan yang sama. Mambang berharap, dengan telah dilantiknya penjabat Bupati Kepulauan Meranti, diharapkan roda pemerintahan di kabupaten termuda di Riau itu dapat segera berjalan. "Pemekaran ini tujuannya kan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan untuk mensejahterakan masyarakat," ujar pria yang nampak kalem itu. Mambang menekankan, dengan telah resminya Meranti jadi kabupaten, maka tujuan pemekaran itu harus segera diwujudkan. Jangan sampai nanti tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Sebab di beberapa tempat, pemekaran justru hanya memakmurkan segelintir elit saja, sementara masyarakatnya tetap saja tidak tersentuh oleh pembangunan. "Di Meranti tentu hal itu tidak boleh terjadi," tegas mantan Sekdaprov Riau itu. Pada pelantikan kemarin, selain Wagubri Mambang Mit dan Bupati Bengkalis Syamsurizal sebagai kabupaten induk, nampak hadir mantan Gubernur Riau Wan Abubakar, Asisten I, Asisten II dan Asisten III serta beberapa kepala dinas dan badan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Tidak ketinggalan turut meramaikan puluhan masyarakat Meranti yang tinggal di Jakarta. Kabupaten Kepulauan Meranti dibentuk melalui UU No 12 Tahun 2009. RUU Kabupaten Meranti disahkan pada tanggal 16 Januari 2009. Kabupaten Meranti mendapat hibah sebesar Rp3 miliar dari Provinsi Riau selama dua tahun berturut-turut dan Rp4 miliar untuk pelaksanaan Pilkada. Sementara Kabupaten Bengkalis sebagai kabupaten induk akan memberikan hibah sesuai kemampuan.(ak)