Rabu, 03 Juni 2009

Kondisi Geografis Kabupaten Meranti




Kabupaten Meranti merupakan salah satu Kabupaten baru di Propinsi Riau. Wilayahnya mencakup daratan bagian timur pulau Sumatera dan wilayah kepulauan, dengan luas adalah 3.707,84Km2, dan mempunyai batas-batas sebagai berikut :
Sebelah Utara berbatas dengan Selat Malaka dan Selat PadangSebelah Selatan berbatas dengan Selat panjangSebelah Barat dengan Selat Panjang dan Selat Bengkalis Sebelah Timur berbatasan dengan Selat Pinang Masak
Letak Kabupaten Meranti sangat strategis, karena disamping berada di tepi alur pelayaran internasional yang paling sibuk di dunia, yakni Selat Malaka, juga berada pada kawasan segitiga pertumbuhan Ekonomi Indonesia-Malaysia-Singapura (IMS-GT) dan kawasan segitiga pertumbuhan Ekonomi Indonesia-Malaysia-Thailand (IMT-GT).
Secara Administrasi Pemerintah Kabupaten Bengkalis terdiri dari 5 (lima) Kecamatan, yaitu : Kecamatan Merbau ( luas 1.348,91 km2) , Kecamatan Tebing Tinggi ( luas 849,50 km2) , Kecamatan Tebing Tinggi Barat ( 586,83km2) , Kecamatan Rangsang (luas 681,00km2) , Kecamatan Rangsang Barat ( luas 241,60 km2)

Topografi
Wilayah Kabupaten Meranti merupakan dataran rendah, rata-rata ketinggian antara 2 - 6,1 meter diatas permukaan laut, sebagian besar merupakan tanah organosol, yaitu jenis tanah yang banyak mengandung bahan organic Terdapat sungai, tasik (danau) serta pulau besar dan kecil yang Adapun pulau-pulau besar dimaksud, pulau Tebing Tinggi (1.436,83 km2) , pulau, pulau Rangsang (922,10 km2)serta pulau Padang dan pulau Merbau (1.348,91 km2).
Flora & Fauna
Jenis-jenis flora yang menonjol terutama terdapat di hutan-hutan wilayah Kabupaten Meranti adalah : Meranti, Punak, Sungkai, Bintangur, Api-api, Bakau, Nibung dan puluhan jenis lainnya. Kayu-kayuan ini sebagian besar merupakan jenis kayu komersial yang digunakan sebagai bahan baku industri kayu dan meubel.

I k l i m
Kabupaten Meranti beriklim tropis yang sangat dipengaruhi oleh sifat iklim laut, dengan temperatur berkisar 26?C - 32?C. Musim hujan biasa terjadi antara bulan September hingga Januari, dengan curah hujan rata-rata berkisar antara antara 809-4.078 mm/tahun Periode kering (musim kemarau) biasanya terjadi antara bulan Pebruari hingga Agustus.

Tidak ada komentar: